Kuliah Umum Kapolda Bali : Mahasiswa Harus Jaga Keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia

Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose bersilaturahmi dengan civitas akademika Universitas Udayana (UNUD), Jumat, (10/3). Kehadiran  Kapolda di Gedung Rektorat Unud, disambut langsung oleh Rektor Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD.KEMD, didampingi Dekan dan Dosen.
Kedatangan Kapolda Bali  yang didampingi oleh para Pejabat Utama adalah dalam rangka   memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa Unud di Gedung Widya Sabha, Bukit Jimbaran Bali. Kuliah Umum ini mengambil tema "Ancaman Intoleransi Redikalisasi dan Terorisme dalam perseptif Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Digelarnya kuliah umum ini adalah dalam rangka Wisuda ke-120 dan  Studium General Pra Wisuda XVII Universitas Udayana yang diikuti sekitar 1500 mahasiswa dan dosen.
Rektor Unud dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose ,telah bersedia hadir  untuk memberikan kuliah umum dan arahan kepada mahasiswa.  peserta kuliah umum ini adalah calon wisudawan Unud, yang nantinya perlu suntikan-suntikan pengetahuan yang tidak didapat diperkuliahan “Semoga kuliah umum dan arahan dari Kapolda bermanfaat bagi kami semua,” Kata Rektor Sustika.
Dihadapan ribuan  mahasiswa, Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose memaparkan secara sekilas terkait perkembangan politik dunia dan hubungannya dengan perkembangan situasi keamanan, baik di dunia maupun di dalam negeri. Ancaman  kejahatan jalanan, ujaran kebencian yang dipertontonkan terorisme, narkoba, separatisme, ideologi anti-pancasila, radikalisme, dan fanatisme yang berlebihan yang dapat memicu intoleransi, perlu dikenali oleh mahasiswa, untuk mencegah hal tersebut kerkembang lebih jauh di Indonesia.
Perkembangan situasi politik yang terjadi di dunia belakangan ini, sangat mempengaruhi situasi politik  di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Untuk itu, sedapat mungkin kita membentengi diri dengan rasa nasionalisme dan toleransi, demi mewujudkan Indonesia yang aman dan damai, “Untuk mengantisipasi dampak dari intoleransi, radikalisme dan terorisme serta kemajemukan bangsa Indonesia, ideologi pancasila merupakan satu-satunya pilihan bagi Keutuhan Negara Kesatuan republik Indonesia(NKRI)”, tegas Kapolda Bali
Kapolda Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose dalam kesempatan itu mengaku senang bisa berbicara langsung dihadapan akademisi, terutama mahasiswa., dengan sosialisasi dan diskusi yang terbangun nantinya, pihak kepolisian dengan mahasiswa tidak ada jarak lagi. Kepolisian dengan tugasnya dan mahasiswa sebagai generasi muda dengan tugasnya pula sudah selayaknya saling bekerjasama kemajuan bangsa.
“Jadi, selain melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, Kapolda  menitipkan pesan-pesan ini kepada kalangan akademisi. Ini karena membangun bangsa ini, menciptakan perdamaian, dan memberikan rasa aman bukan semata-mata tugas kepolisian, tetapi tugas kita semua dan untuk kita semua,” jelas Kapolda Bali