Polres Tabanan Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang-jatim

06 October 2022 09:56:03 Wita
Gambar

Polda Bali - Polres Tabanan – Humas, Polres Tabanan menggelar doa bersama untuk  korban insiden di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, usainya laga Liga 1 BRI antara Arema melawan Persebaya yang terjadi pada 1 Oktober 2022 malam.


Doa bersama dikoordinasikan langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H.,  digelar di GWS (Garuda Wisnu Serasi) Tabanan, Rabu Malam pukuln19.00 Wita,

 

Disamping Kapolres Tabanan juga hadir/diikuti oleh Komunitas Sepak bola Tabanan dan masyarakat umum perkiraan yang mengikuti kegiatan 376 orang, diantaranya yang tampak hadir : Askab PSSI Tabanan, PJU Polres Tabanan, Koordinator Aremania Tabanan, Koordinator Bonek Tabanan, Koordinator Semeton Dewata, Koordinator Brigaz Tabanan, Suporter Madura United, Suporter Viking (Persib).

 

Adapun susunan acara kegiatan :

1. Pembukaan oleh MC

2. Doa bersama

3. Sambutan Kapolres

4. Sambutan Suporter (aremania)

5. Pembacaan Ikrar oleh suporter aremania

6. Foto Bersama

7. Tabur bunga

8. Menyanyikan lagu Padamu Negeri

9. Penutup

 

Dalam Ikrar yang dibacakan oleh suporter aremania salah satu poinnya “Kami elemen Suporter klub Indonesia mendukung Pemerintah, Polri dan TNI dalam menjaga kondusivitas sepakbola di Indonesia.

 

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., mengatakan “Doa bersama ini dilaksanakan adalah salah satu bentuk solidaritas dan keprihatinan Polres Tabanan terhadap tragedi yang menimpa suporter dan aparat Kepolisian yang menjadi korban di Stadion Kanjuruhan Malang – Jatim, kita sejenak panjatkan doa semoga arwah para Korban yang meninggal mendapat tepat yang layak disisinya, sedangkan para Korban yang dalam perawatan semoga cepat sembuh serta para keluarga Korban agar tabah mengadapi cobaan yang cukup berat ini, Ucap Kapolres Tabanan



Seperti kita ketahui dan sesuai dengan pemberitaan Media dalam tragedi Kanjuruhan ini memakan korban meninggal sebanyak 125 orang, baik dari supporter maupun anggota Polisi, sedangkan korban luka-luka yang masih dalam perawatan sampai ratusan orang.



"Pada kesempatan ini Kami jajaran Polres Tabanan menyampaikan duka yang mendalam, untuk itu kita yang hadir di sini turut berbela sungkawa, mari kita doakan semoga arwah korban insiden Kanjuruhan, diterima di sisi-nya dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan untuk para korban yang luka-luka semoga segera diberikan kesembuhan dan dapat beraktivitas seperti sedia kala. Aamiin," Ucapnya.



Kita berharap semua dapat saling menjaga dan menjadikan peristiwa ini sebagai introspeksi bagi seluruh pihak, sehingga untuk kedepan setiap dilaksanakannya pertandingan agar berjalan dengan aman situasi kondusif dan hal serupa tidak pernah terulang lagi khususnya di Tabanan dan di seluruh Indonesia pada umumnya, insiden di Stadion Kanjuruhan adalah insiden terakhir persepakbolaan di tanah air jangan sampai ada lagi insiden seperti ini di masa yang akan datang," Tegas Kapolores..

 

Dalam Doa bersama diawali dengan shalat Madrib berjemaah, dilanjutkan dengan shalat ghaib lalu membacakan shalawat Nabi, membaca surat yasin dan diakhiri dengan doa bersama