Pengaturan disimpang Umalas Keribokan Kelod

Polda Bali - Polres Badung - Polsek Kuta Utara .

Polres Badung bersahabat " 

Siagakan petugas di titik rawan kemacetan. Guna mengurai kemacetan lalu lintas diwilayah Kuta Utara terutama disimpang Umalas Kerobokan Kelod petugas dari Kepolisian Sektor Kuta Utara disiagakan selama jam jam kemacetan terjadi yaitu pada hari Jumat ( 8/12 ) Salah seorang petugas kepolisian yang saat ini Bripka I Gede Juliarta terlihat  tegas mengurai kemacetan di sepanjang jalan tersebut. Diakuinya butuh Kerja ekstra untuk mengurai kemacetan di titik tersebut lantaran tidak ada kemungkinan dilakukannya perubahan arus.

 

“Jalan ini tidak terlalu luas. Namun perannya seperti nadi. Padat para pengguna jalan baik yang menggunakan kendaraan maupun pejalan kaki yang ingin menyeberang. Tanpa pengaturan seperti ini tentunya akan menimbulkan kemacetan dikarenakan mereka enggan mengalah,” terangnya.

 

Tak pelak terkadang pengaturan arus lalu lintas masih dilakukan  melewati batas waktu yang seharusnya. Ditengah tengah kebisingan suara mesin, kesabaran dan pikiran yang dingin merupakan modal utama. Mengingat kondisi jalan yang sudah tidak bisa diperlebar lagi serta volume kendaraan mengalami peningkatan yang luar biasa.

 

Sementara itu Kapolsek Kuta Utara AKP Johannes Nainggolan S.I.K mengatakan " bahwa rekayasa lalulintas dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Bendesa Adat Setempat serta beberapa pihak yang lain."

 

"Setelah membaca situasi kemacetan diwilayah tesebut, kami  segera melakukan rapat koordinasi dengan beberapa pihak dan akhirnya disetujui dengan mekukan rekayasa lalu lintas berupa pemasangan pembatas jalan Trificon," ungkapnya kemarin. 

 

Sementara itu Kanit Lantas Polsek Kuta Utara AKP I Wayan Sendri menjelaskan "saat ini pihaknya akan mengoptimalkan kinerja anggotanya mengingat jalan tersebut arus lalinnya sangat padat.

Pihaknya menyebutkan bahwa volume kendaraan yang mendominasi adalah Roda dua dan empat yang datang dari arah Kerobokan menuju Batubelig  dan petitenget karena jam berangkat kerja karyawan Villa , Hotel dan Restaurant dan banyaknya wisatawan yang menuju obyek wisata.

 

“Kami optimalkanlah para petugas jaga ini untuk mengatur lalu lintas . Sudah kami siapkan 15 Personil ",terangnya.

 

Pihaknya berharap agar para pengguna jalan tertib dalam berlalu lintas dan tidak lupa mengutamakan para pejalan kaki.